Jakarta (KABARIN) - Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) resmi membatalkan dua seri balapan Formula 1 yang sedianya digelar di Timur Tengah yaitu Grand Prix Bahrain dan Grand Prix Arab Saudi. Keputusan tersebut diambil karena meningkatnya konflik di kawasan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Pembatalan itu tidak hanya berdampak pada ajang Formula 1, tetapi juga pada sejumlah kompetisi pendukung seperti Formula 2, Formula 3, serta F1 Academy yang biasanya digelar bersamaan.
CEO Formula 1 Stefano Domenicali mengatakan keputusan tersebut memang tidak mudah, namun dianggap sebagai langkah paling tepat dalam kondisi saat ini.
"Meskipun ini adalah keputusan yang sulit untuk diambil, sayangnya ini adalah keputusan yang benar pada tahap ini mengingat situasi saat ini di Timur Tengah," ujar Domenicali.
"Saya ingin mengambil kesempatan ini untuk berterima kasih kepada FIA serta promosi kami yang luar biasa atas dukungan dan pengertian mereka secara total karena mereka menantikan kedatangan kami dengan energi dan gairah mereka. Kami tidak sabar untuk kembali bersama mereka secepatnya setelah situasi mengizinkan kami untuk melakukannya," imbuhnya.
Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem menegaskan bahwa keselamatan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan balapan menjadi pertimbangan utama dalam keputusan ini.
Ia juga menyebut bahwa Bahrain dan Arab Saudi memiliki peran penting dalam kalender balap musim ini, namun kondisi yang tidak stabil membuat penyelenggaraan balapan menjadi terlalu berisiko.
"Bahrain dan Arab Saudi sangat penting bagi ekosistem musim balap kami, dan saya berharap untuk kembali ke keduanya segera setelah situasi mengizinkan. Terima kasih tulus kepada promotor, mitra kami, dan kolega kami di seluruh kejuaraan atas pendekatan kolaboratif dan konstruktif yang telah menyebabkan keputusan ini," ujar Mohammed Ben Sulayem.
Dengan dibatalkannya dua seri tersebut, kalender Formula 1 akan memiliki jeda sekitar 35 hari setelah balapan Grand Prix Jepang yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Maret.
Sebelumnya Grand Prix Bahrain direncanakan berlangsung pada 12 April, sedangkan Grand Prix Arab Saudi dijadwalkan pada 19 April.
Penyelenggara juga memastikan tidak ada balapan pengganti untuk mengisi dua jadwal yang dibatalkan itu. Setelah GP Jepang, seri berikutnya akan langsung berlanjut ke Grand Prix Miami yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei mendatang.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026